Keterangan : Peserta Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMPLB antusias mengerjakan meskipun memiliki Hambatan Intelektual. (06/04)

JEMBRANA – SLB Negeri 1 Jembrana mulai menyelenggarakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tingkat SMPLB pada hari ini. Mengangkat materi Matematika dan Survei Karakter di hari pertama, kegiatan ini terpantau berjalan dengan khidmat dan tertib meski di tengah berbagai tantangan kekhususan peserta didik. (06/04)

Sinergi Pengawasan dan Kurikulum
Pelaksanaan ujian dipantau langsung oleh Pengawas Sekolah, Ahmad Arif Darmawan, yang hadir untuk memastikan seluruh prosedur operasional standar (POS) ujian terpenuhi. Didampingi oleh Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Irfan Adi Candra, pihak sekolah telah menyiapkan skema ujian yang adaptif namun tetap terukur.

“Kami berupaya semaksimal mungkin agar instrumen soal tetap bisa diakses dengan baik oleh siswa, tentu dengan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujar Irfan Adi Candra di sela-sela peninjauan ruang ujian.

Melampaui Hambatan Intelektual
Kepala SLB Negeri 1 Jembrana, Komang Sri Mariati, mengungkapkan rasa bangganya terhadap antusiasme para siswa. Beliau mengakui bahwa terdapat tantangan tersendiri, terutama bagi peserta yang memiliki hambatan intelektual. Namun, hal tersebut tidak menjadi penghalang kelancaran hari pertama ini.

“Meskipun beberapa peserta memiliki hambatan intelektual yang cukup signifikan, kami bersyukur pelaksanaan materi Matematika dan Survei Karakter hari ini berjalan dengan baik dan lancar. Fokus kami bukan hanya pada hasil angka, tapi pada bagaimana mereka berjuang menyelesaikan tanggung jawabnya,” tutur Komang Sri Mariati.

Suasana Ujian
Suasana tenang menyelimuti lingkungan sekolah sejak pagi hari. Para siswa tampak tekun menghadapi lembar soal dan kuesioner survei karakter. Penggunaan instrumen survei karakter ini menjadi poin penting dalam TKA tahun ini untuk memotret profil Pelajar Pancasila di lingkungan sekolah luar biasa.

Dengan keberhasilan pelaksanaan hari pertama ini, pihak SLB Negeri 1 Jembrana optimis bahwa rangkaian TKA untuk hari-hari berikutnya akan terus berjalan sukses, memberikan ruang bagi siswa disabilitas untuk menunjukkan kemampuan akademik mereka secara optimal. (Suya.red)